PROPOSAL PTK 15 : Meningkatkan Hasil Belajar Menulis Cerita Rekaan Pada Murid Kelas IV SDN 370 Tangkoro Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo Melalui Picture and Picture

A. Latar Belakang

Proses pembelajaran yang dilaksanakan guru di dalam kelas kadang-kadang membuat guru kaku terutama dalam memilih satu atau model pembelajaran, dan mengaplikasikannya dalam proses pembelajaran.
Apa yang dikemukakan oleh Hadikusumo, 1995: 36. Pendidikan merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia kiranya merupakan hal yang tak dapat dibantah. Pada kenyataannya pendidikan telah dilaksanakan semenjak adanya manusia, hakikatnya pendidikan merupakan serangkaian peristiwa yang kompleks yang melibatkan beberapa komponen antara lain: tujuan, murid , pendidik, isi/bahan cara/metode dan situasi/lingkungan. Hubungan keenam faktor tersebut berkait satu sama lain dan saling berhubungan dalam suatu aktifitas satu pendidikan.

Read the rest of this entry »

PROPOSAL PTK 14 : Meningkatkan Kemampuan Membaca Murid Kelas III SDN 211 Bulete Dengan Teknik Scramble

A. Latar Belakang Masalah

Membaca menduduki posisi yang sangat penting dalam konteks kehidupan umat manusia, terlebih pada era informasi dan komunikasi seperti sekarang ini. Membaca juga merupakan jembatan bagi siapa saja dan di mana saja yang berkeinginan meraih kemajuan dan kesuksesan, baik di dunia pendidikan maupun di dunia pekerjaan. Oleh karena itu, beberapa pakar sepakat bahwa kemahiran membaca (reading literacy) merupakan condition sine quanon (prasyarat mutlak) bagi setiap insan yang ingin memperoleh kemajuan. Meskipun, untuk memperoleh kemahiran membaca yang layak bukanlah perkara yang mudah.

Read the rest of this entry »

PROPOSAL PTK 13 : Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) Pada Murid Kelas V SDN 250 Towalida Kec. Sajoanging Kab. Wajo

A. Latar Belakang
Salah satu masalah pokok dalam pembelajaran pada pendidikan formal (sekolah) dewasa ini adalah masih rendahnya daya serap peserta didik. Hal ini nampak rerata hasil belajar peserta didik yang senantiasa masih sangat memprihatinkan. Prestasi ini tentunya merupakan hasil kondisi pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan tidak menyentuh ranah dimensi peserta didik itu sendiri, yaitu bagaimana sebenarnya belajar itu.

Read the rest of this entry »

PROPOSAL PTK 12 : Penerapan Strategi Kelompok Diksi Dengan Menggunakan Kartu-Kartu Kata Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas V Di SDN 214 Baru Tancung Dalam Menulis Puisi Bebas

A. Latar Belakang
Pelajaran Bahasa Indonesia memiliki karakteristik tersendiri, yaitu menyangkut kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tulisan. Kemampuan berkomunikasi tersebut meliputi kemampuan membaca, kemampuan menulis, kemampuan berbicara, dan kemampuan mendengar. Bahkan ditambah dengan kemampuan mengapresiasi karya sastra seperti puisi, cerpen, novel, dan drama.

Read the rest of this entry »

Cara Mereset Printer Canon IP1980

Bagi Anda yang mempunyai Printer Canon IP 1980, mungkin suatu saat akan mengalami pinter yang Anda pakai tidak bisa langsung mencetak Dokumen, lampu indikator berkelap-kelip dan muncul pesan “The ink absorber is almost full”.

Read the rest of this entry »

PROPOSAL PTK 11 : Penerapan Teori Brunner Untuk Meningkatkan Motivasi Siswa Kelas III Di SDN 375 Tancung Mengenai Konsep Keliling Dan Luas Daerah Bangun Datar

A. Latar Belakang

Pembelajaran dengan metode belajar konvensional cenderung menerapkan standarisasi, kontrol luar, satu ukuran untuk semua, pengkondisian behavioristis (hadiah dan hukuman) dan tekanan pada format “aku bicara-kamu mendengar” merupakan suatu pembelajaran yang membosankan sehingga cara seperti ini tidak dapat dipertahankan lagi pada era sekarang ini

Read the rest of this entry »

PROPOSAL PTK 10 : Penerapan Teknik Dramatisasi Dengan Media Cerita Bergambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Berekspresi Sastra Siswa Kelas III Di SDN No. 2 Maddukkelleng

A.   Latar Belakang Masalah

        Proses belajar mengajar di sekolah, khususnya di dalam kelas, merupakan suatu proses kegiatan yang berlangsung rutin dan terus menerus yang dilakukan oleh guru dan siswa. Di sisi lain, tujuan akhir yang hendak dicapai dari proses belajar mengajar adalah keberhasilan siswa untuk memahami, menguasai, dan mengimplementasikan ilmunya kelak di lingkungan masyarakat. Akan tetapi, pada kenyataannya banyak siswa belum mencapai memampuan yang optimal. Pada dasarnya siswa hanya tahu banyak fakta namun tidak mampu memanfaatkannya secara efektif.

Read the rest of this entry »

%d bloggers like this: