PROPOSAL PTK 7 : Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pengaruh Gaya Terhadap Gerak Benda Melalui Strategi Pembelajaran Inkuiri Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 6 Mojong Kabupaten Sidrap

A. Latar Belakang Masalah

Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk waktu serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa (UU RI No.20, Tahun 2003).

Berdasarkan fungsi pendidikan nasional di atas, maka peran guru menjadi kunci keberhasilan dalam misi pendidikan dan pembelajaran di sekolah selain bertanggung jawab untuk mengatur, mengarahkan dan mendorong siswa untuk mencari tahu tentang alam secara sistematis sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep atau prinsip-prinsip tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Di samping itu pengajaran bidangpendidikan IPA khususnya di SDdapat diartikan sebagai pengajaran yang mengenai konsep kealaman atau pendidikan yang menyentuh aspek alam beserta kejadian-kejadian yang ada di lingkungan sekitar.

Ilmu Pengetahuan Alam merupakan ilmu pengetahuan yang mencari tahu tentang alam secara sistematis sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep atau prinsip-prinsip tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini sejalan dengan yang dikemukakan Trianto (2006:100) mendefenisikan IPA sebagai pengetahuan yang sistematis dan tersusun secara teratur berlaku umum (universal) dan berupa kumpulan data hasil observasi dan eksperimen. Di samping itu pengajaran bidang pendidikan IPA khusunya di SD dapat diartikan sebagai pengajaran yang mengenai konsep kealaman atau pendidikan yang menyentuh aspek alam beserta kejadian-kejadian yang ada di lingkungan sekitar.

Mata pelajaran IPA di Sekolah Dasar merupakan salah satu program pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positif dan kesadaran tentang adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA, lingkungan, teknologi dan masyarakat serta dapat memecahkan masalah danmembuat keputusan yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Hal ini sejalan dengan pendapat Abruscato (Khairudin dan Soedjono, 2005: 15) yangmenyatakan bahwa “IPA diajarkan di kelas dapat: 1)mengembangkan kognitif siswa, 2)mengembangkan afektif siswa, 3) mengembangkan psikomotorik siswa, 4)  mengembangkan kreativitas siswa,  5) melatih siswa berfikir kritis”.

Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 tujuan mata pelajaran IPA di Sekolah Dasar yaitu: 1) Memperoleh keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan, keindahan, dan keteraturan alam ciptaannya, 2) Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep ilmu pengetahuan alam  yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, 3) Mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positif dan kesadaran tentang ada hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA, lingkungan, teknologi dan masyarakat, 4) Mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan, 5) Meningkatkan kesadaran untuk lingkungan alam, 6) Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan.

Berdasarkan pendapat di atas dapat dikatakan bahwa tujuan pembelajaran IPA di Sekolah Dasar dapat mengembangkan kognitif, afektif, psikomotorik, kreativitas serta melatih siswa dalam berpikir kritis dalam memahami fenomena-fenomena yang terjadi di alam atau peristiwa-peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar sehingga siswa dapat memecahkan masalah tentang isu-isu sosial dalammasyarakat yang menjadi tantangan hidup dan mampu mengambil keputusan dalam menyelesaikan masalah tersebut. Jadi, penekanan dalam pembelajaran IPA adalah bagaimana seorang guru dapat mengembangkan pemahaman siswa dalammengelola pemikirannya untuk menghubungkan satu fenomena dengan fenomena yang lain di lingkungan sekitarnya sehingga memperoleh suatu ide atau gagasan yang baru tentang suatu objek yang diamati  dan memikirkan cara pemecahan masalahnya.

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP, 2006) IPA Sekolah Dasar terdapat empat kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh siswa. Salah satu kompetensi tersebut adalah pengaruh gaya terhadap gerak benda yaitu pengaruh gaya terhadap benda diam dan pengaruh gaya terhadap benda bergerak.Pemahaman konsep pengaruh gaya terhadap gerak benda harus dikuasai oleh siswa Sekolah Dasar, karena pengaruh gaya terhadap gerak benda sangat berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari siswa. Oleh karena itu, guru sebagai pengajar perlu menanamkan konsep pengaruh gaya terhadap gerak benda dengan baik sehingga siswa dapat mengerti dan paham tentang konsep pengaruh gaya terhadap gerak benda. Namun kenyataan yang ditemukan  di lapangan dalam pembelajaran IPA  kelas IV Sekolah Dasar khususnya  pengaruh gaya terhadap gerak benda  tidak sesuai yang diharapkan.

Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru kelas IV Sekolah Dasar Negeri 6 Mojong pada tanggal 4-6 Februari 2010 terungkap bahwa hasil belajarsiswa pada pokok bahasan pengaruh gaya terhadap gerak benda masih tergolong rendah. Dari 17 jumlah siswa hanya 8 orang siswa yang memiliki hasil yang bagus pada pokok bahasan pengaruh gaya terhadap gerak benda.

Masalah tersebut diakibatkan karena dalam proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru di kelas kurang efektif dan efisien, diantaranya: 1)Guru dalam mengajarkan materi tentang pengaruh gaya terhadap gerak benda kurang melakukan kegiatan percobaan, 2)Guru dalam menyajikan materi pelajaran IPA khususnya tentang pengaruh gaya terhadap gerak benda, hanya menggunakan metode ceramah sehingga siswa tidak mampu memahami konsep pengaruh gaya terhadap gerak benda, 3) Guru tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpikir dalam menyelesaikan masalah tentang pengaruh gaya terhadap gerak benda, 4) Guru tidak menggunakan alat peraga atau media dalam melakukan proses pembelajaran  tentang pengaruh gaya terhadap gerak benda.

Rendahnya hasil belajar siswa pada pokok bahasan pengaruh gaya terhadap gerak benda kelas IV SD Negeri 6 Mojong Kabupaten Sidrap perlu dicari solusi sebagai upaya peningkatan hasil belajar siswa pada pokok bahasan pengaruh gaya terhadap gerakbenda yaitu dengan menggunakan strategi pembelajaran Inkuiri. Karena strategi ini akan membawa hasil yang optimal dan memuaskan dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan pengaruh gaya terhadap gerak benda.

Strategi pembelajaran inkuiri memberi kesempatan secara optimal kepada siswa, siswa terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran sehingga pengetahuan yang dipelajarinyadapat tersimpan secara permanen dalam ingatannya. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Khaeruddin dan Eko (2005:51) bahwa “Strategi pembelajaran inkuiri tidak hanya menuangkan informasi ke dalam ingatan siswa, tetapi mengusahakan bagaimana konsep-konsep penting dan sangat berguna tertanam kuat dalam ingatan siswa”.

Strategi pembelajaran Inkuiri merupakan strategi yang banyak dianjurkan untuk dipergunakan dalam proses belajar mengajar IPA. Karena strategi pembelajaran Inkuiri memiliki keunggulan seperti yang dikemukakan oleh Sanjaya (2009:208) bahwa:

Ada beberapa keunggulan dalam penggunaan strategi pembelajaran Inkuiri dalam pembelajaran IPA yaitu: a. strategi pembelajaran Inkuiri lebih menekankan kepada pengembangan aspek kognitif, afektif dan psikomotor secara seimbang; b, memberikan ruang kepada siswa untuk belajar sesuai dengan gaya belajar mereka; c,sesuai dengan psikologi belajar modern yang menganggap belajar adalah proses perubahan tingkah laku berkat adanya pengalaman; d strategi pembelajaran Inkuiri dapat melayani kebutuhan siswa yang memiliki kemampuan di atas rata-rata”.Dengan demikian dari beberapa keunggulan strategi pembelajaran Inkuiri yang telah dipaparkan di atas maka tidak diragukan lagi untuk mengembangkan kemampuan berpikir sistematis siswa sehingga mampu mendorong siswa menggunakan konsep materi yang dimilikinya dalam menghadapi permasalahan-permasalahan yang dihadapinya dalam kehidupan pribadi, sekolah maupun masyarakat.

Apabila permasalahan-permasalahan di atas dapat dihadapi tentu permasalahanpada pembelajaran konsep pengaruh gaya terhadap gerak benda dan solusi yang telah dikemukakan maka penulis  bersama guru dengan ridho dari Allah SWT akan mengangkat sebuah Penelitian Tindakan Kelas yang berjudul “Meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran pengaruh gaya terhadap gerak benda melalui strategi pembelajaran Inkuiri pada siswa kelas IV SD Negeri 6 Mojong Kabupaten Sidrap.

Selengkapnya dapat anda Download Di Sini

Hanya untuk berbagi : MUHAMMAD KARWAPI

Tulis Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: